Showing posts with label WhatsApps. Show all posts
Showing posts with label WhatsApps. Show all posts
Monday, March 26, 2018
Heavy words, great reminder!
➡ Every human is a slave. You're either a slave of your desires or a slave of Allāh. You either live life by your rules or the rule of Allāh.
➡ How can the heart travel to God if it's chained by its desires?
➡ O' son of Adam! Sell this World for the hereafter and you win both, sell the hereafter for this world & you lose both. #DeenOverDunya
Ibn Qayyim al-Jawziyah
➡ Islam is not a buffet where you pick and choose what suits you. Don't obey your desires. Obey Allaah.
"Imprisoned is he, whose heart is imprisoned from Allāh. Captured is he, who is captured by his desires."
➡ Fudayl Ibn Iyad was asked "What do you find the strangest of all things?" He said: The heart that knows Allāh, yet still disobeys Him
➡ Don’t miss Salāh for the sake of people. You were born & will die alone, you’ll go to the grave alone & be questioned alone on Judgment Day
1
الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
➡ Close friends, on that Day, will be enemies to each other, except for the righteous and God fearing..." •[Surah Az-Zukhruf:67]
➡ Fajr you're asleep, Zuhur you're busy, Asr you're tired, Magrib you're watching tv, Isha you're eating. You can dodge prayer, but not death.
➡ We prepare for uncertain matters in our life like marriage etc but do we prepare for the one event that is definitely going to happen #Death
➡ The first thing a slave will be held to account for is Salah. If we fall short on that, then we will fall short on what's to come.
➡ Fajr: Do not fear missing sleep. Fear a day in which there will be no sleep.”
➡ Expecting Paradise whilst neglecting Prayer, is like waiting for a train to arrive at the airport. Remember to pray Dhuhr
➡ Everyone dreams to be in Jannah, but Allahﷻ says:
لَّيْسَ بِأَمَانِيِّكُمْ
paradise is not obtained by your wishful thinking •[An-Nisa 4:123] #work hard 4 hereafter
➡ "If you could hear the sound of the pens of the angels writing your name among those who remember Allāh, you'd die out of joy."
- Ibn Al-Qayyim
➡ This Dunya Is Not A Resting Place 👉It's A Testing Place! #Earn Good Deeds!
➡ The world is a prison for the believer and a Paradise for the unbeliever". [Muslim] Your release here, sooner or later will be coming to an end.
Ibn Al-Qayyim (رحمه اللّٰه):
"He whom Allah has predestined to enter Paradise, the reasons which will cause his entrance shall spring from calamities;
He whom Allah has predestined to enter the Hellfire, the reasons which will cause his entrance shall spring from lusts”
➡ Get used to a rough life, for luxury does not last forever.
- Umar ibn Al Khattab
➡ Do not be overly pleased by easy times. Verily, gold is tested for its purity by fire. Likewise, a righteous servant is tested by tribulations
➡ It pains me to see born Muslims chasing the lifestyle of the disbelievers by drinking, clubbing, getting high etc.
➡ Why do you think reverts run away from that life to the deen of Allāh. Run back to your Lord for His mercy overcomes His wrath.
➡ How long will the person be happy with his worldly life?..Knowing that his ultimate home is the grave"
➡ No matter how beautiful your face is, you will still be the food of worms when you are buried. Set aside your arrogance & remember your grave
➡ Every single limb & organ in your body will speak up & bear witness against every action you committed in this Dunya
مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Not a word is said except that there is a watcher by him ready to record it.” [Surah Qaf:18] This includes all that you posted.
➡ Hijab includes the way a person walks, talks, looks and thinks. All of it should be done modestly and applies to both men and women" #Hijab
➡ My dear sisters in Islam. Cover up for the sake of Allah before its too late as today you are over the soil but tomorrow you may be under it
➡ Yes hijab doesn't necessarily indicate your level of piety BUT it is fard (a must). So regardless of what you say, you HAVE to wear it.
➡ Make tawba (sincere repentance) not just for sins you've committed, but also for obligations you haven't fulfilled.” [Ibn Taymiyyah]
I pray that the comfort of our graves exceeds the comfort of our beds.
We ask Allah سبحانه وتعالى to take our souls away when He's most pleased with us and make us of those who're always conscious.
Please Share
Surely, الله Will Give the Reward for Spreading Righteousness.
Wednesday, March 1, 2017
Time for Reflection
Bab 3/2017
Pagi itu penjual akhbar itu berteduh di tepi kedai.
Sejak subuh hujan turun lebat sekali, seakan2 tidak membenarkannya melakukan aktiviti jualan akhbarnya seperti biasa.
Terbayang di fikiranku, tidak ada satu sen pun wang yang akan penjual itu perolehi jika hujan tidak berhenti.
Namun, kerisauan yang kurasakan ternyata tidak nampak sedikit pun di wajah Penjual akhbar itu.
Hujan masih terus turun. Si penjual akhbar masih tetap duduk di tepi kedai itu sambil tangannya memegang sesuatu.
Tampaknya seperti sebuah buku. Ku perhatikan dari jauh, lembar demi lembar dibacanya. Awalnya aku tidak tahu apa yang sedang dibaca nya.
Namun perlahan2 ku dekatinya, ternyata Kitab Suci Al-Quran yang dibacanya.
+ "Assalamu 'alaikum"
- “Waalaikum salam"
+ “Bagaimana jualan akhbar tuan?"
- “Alhamdulillah, dah terjual satu.”
+ “Wah susah juga ya kalau hujan begini"
- “Insya Allah adalah rezeki nya.”
+ “Kalau hujan sampai petang macam mana?”
- “Itu bererti rezeki saya bukan jualan akhbar, tapi boleh banyak berdoa.”
+ “Doa?”
- “Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda, ketika hujan adalah saat mustajab untuk berdoa. Maka, kesempatan berdoa itu dipanggil rezeki juga.”
+ “Lantas, kalau tidak dapat wang, bagaimana?”
- "Bererti, rezeki saya adalah bersabar"
+ "Kalau tidak ada yang boleh dimakan"?
- “Bererti rezeki saya berpuasa"
+ “Kenapa tuan boleh berfikir seperti itu?”
- “Allah SWT yang memberi rezeki. Apa saja rezeki yang diberikanNya saya syukuri. Selama jualan akhbar, walaupun tidak laku dan harus berpuasa, tetapi saya tidak pernah kelaparan". Katanya jitu dan ikhlas menutup pembicaraan.
Sahabat ...
Hujan pun reda. Si penjual surat khabar bersiap-siap untuk terus melakukan aktiviti jualannya.
Ia pergi sambil memasukkan Al-Quran ke dalam begnya.
Aku termenung...
Ada penyesalan di dalam hati. Kenapa kalau hujan aku resah-gelisah? Khuatir tidak dapat wang? Risau rumahku akan terendam banjir? Bimbang tak dapat hadir andai ada jemputan kenduri? Keluh kesah tidak boleh bertemu pelanggan dan rakan perniagaan?
Baru ku sedar, rezeki bukan wang semata2. Bersabar, berpuasa, berdoa, beribadah merupakan amal soleh yang patut kita syukuri.
Malah, lebih dari itu, ia adalah juga rezeki yang tidak terperi drpd Allah SWT.
Sahabat ...
Rezeki hidayah dan boleh bersyukur adalah jauh lebih bermakna daripada pekerjaan dan wang atau dari apapun juga.
~~~
NAK CERITA PASAL REZEKI : REZEKI ALLAH TU LUAS KURNIAAN NYA .
Dulu ...
Saya selalu risau kalau
saya tak naik pangkat ...
Seriously - Sebab saya
bajet bagus. hahaha.
Satu hari Allah bagi ilham
yang menginsafkan saya.
Rezeki tu hak Allah.
Saya ni blajar tak berapa
cerdik.
Result degree tak
cemerlang macam xxx, yyy apatah lagi zzz
Seriously I am dat bad.
Lepas habes degree - saya
nanges sungguh-sungguh sebab saya takut tak dapat kerja... bimbang nanti
susahkan ibu bapa.
Tapi ...
Ayah saya pesan 1
je. "Yang bagi kerja tu Allah. Bukan ur cgpa.Mintalah dengan
Allah. - bersungguh-sungguh".
Yes. I did that.
Bersungguh-sungguh.
Mungkin orang tengok saya
senang dapat kerja. Dapat jalan sana-sini. Ada orang cakap dia sangat
mencemburui saya.
Tapi hakikat yang dia tak
tahu - saya lagiii cemburu pada dia dan kawan-kawan yang lain.
Dia tak sedar ke? Saya pun
Allah uji juga - saya masih single, ujian kesakitan, ahli keluarga,
sahabat dan manusia-manusia aneh dipersekitaran yang perlu dihadapi, awasi dan
tangani (jika perlu).
Owh mungkin dia tak perasan sebab dia nampak yang best-best sahaja - Alhamdulillah
Nak tahu tak ? Dulu-dulu - Saya selalu risau tak naik pangkat sebab saya fikir;
"Nanti
malulah dengan rakan-rakan, kerja sepuloh tahun tak naik pangkat".
Seriously. Teruk kan? Tu
je sebab nk naik pangkat.
Till one day...
Allah datangkan semula
kisah ini dalam ingatan saya masa saya risau tak naik pangkat.
Allah ilhamkan.
Rezeki yang Allah dah
takdir untuk kita - akan tetap jadi milik kita.
Takkan ada orang lain
boleh ambik.
Analogi ni paling menarik :
Kalau post kosong ada 100
sekali pun tapi Allah dah kata dalam 100 tu tak ada nama kita - buatlah macam
mana pun. CONFIRM takkan ada nama kita.
Tapi kalau post tu ada 1
je dan memang Allah dah tulis dalam 1 tu memang hak kita pada masa itu...
datanglah 100 orang yang sama baik or jauh lebih hebat sekalipun post itu tetap
milik kita
Insya Allah.
Ayah selalu pesan. "
Kerja dan hidup ni macam air sungai yang mengalir. Lalu je ikut arus.
Sepanjang laluan itu -
ambil (sapu) sebanyak mungkin ilmu dan pengalaman yang berguna,
jangan gaduh/cari pasal ngan orang (but i disobey dis gaduh part).
Sampai masa nya giliran
kita akan sampai.
Surely akan sampai.
Tapi kalau sepanjang
laluan itu kita tempuhi dengan kerja yang malas + tak ada penambahan ilmu dan
kepakaran + asyik bergaduh dengan orang, apabila ada kekosongan - macam manalah
ianya nak jadi asbab untuk kita dinaikkan?
He gave an example. this
is true story - about his fren - someone dat I know.
1) TS J : mantan pengerusi
XX, Ketua Pengarah xx, dah pencen dah uncle ni setelah kontrak beliau
disambung berkali-kali sampai maksimum dah lah.
Kisah uncle ni ... Suatu
ketika dahulu ...
Macam-macam jadi kat dia -
org sabotaj here n there - sampai dia "hilang dari radar kenaikan
pangkat". Mcm dalam organisasi ni dia tetiba dilupai / tak
wujud.
Mcm istilah skrg - kena
pool gitew. Dia dicampak ke cawangan yang jauh dari ibu pejabat. Supaya
orang lagi tak sedar kewujudan dia.
Tapi uncle ni
kerja dia bagus. So he just did his job with full dedication n integration.
Tetiba masa seseorang yang
penting dalam organisasi ni 'naik takhta' ... uncle J semasa itu berada di
cawangan yang jauh. Orang penting yang baru naik takhta tu berasal dari negeri
yang uncle J ni bekerja and he know uncle J very much. Orangnya bagus dan
boleh buat kerja dengan amat baik. Full of integrity and dedication. So
big boss yang baru 'naik takhta' ni panggil dia balik HQ.
Dia masuk HQ kejap je -
dan dia berjaya selesaikan banyak isu tertunggak yang melambak kat HQ tu.
the new big boss was so
happy - maka lajulah uncle J ni naik pangkat. Berdesup-desup naiknya.
Sampai dia jadi orang no 1
dalam organisasi sebelum bersara. Sedangkan sebelum tu hampir belasan tahun dia
dilupakan dari organisasi.
Nampak tak REZEKI milik
kita - akan sampai kepada kita apa bila tiba masa kita.
Kisah kedua - kawan baik
ayah saya juga
"Uncle A" ini
dia kerja sebagai golongan marhain lah bahasa mudahnya. Macam level-level
kerani gittew.
Tapi uncle A kerjanya
sangat bagus dan berdedikasi. Tapi dia ni ada satu sikap suka balah / menjawab
dgn boss. Maklumlah boss ni kadang bukan betul sangat - kira dia je betul
orang lain salah semedang. hahaha...
Salah sorang boss yg dia
dok balah - ialah Uncle J dalam kisah pertama tadi.. hahaha.
Ni citer dulu2 lah. Masa
depa muda2. Uncle J ni penah jadi boss kepada Uncle A juga sekejap.
Dipendekkan citer - Uncle
A ni TAK NAIK PANGKAT SAMPAI PENCEN - walaupun dia kerja bagus.
Percaya tak? TAK NAIK
PANGKAT SAMPAI PENCEN. Kau rasa?
Tapi ... Lepas dia pencen.
Uncle A buat bisnes.
Supply barang keperluan hospital.
Tetiba bisness dia amat
amat amat maju n uncle ni hidup senang.
Happy and he is healthy.
Dia punya sukses n kaya tu... Dia pergi mekah EVERY YEAR. Tour europe bagai.
So mesej saya kt sini.
Nampak tak REZEKI milik
kita - akan sampai kepada kita apa bila tiba masa kita.
Jgn risau...
Rezeki kita memang akan
tetap jadi hak kita.
Orang lain takkan dapat
ambil.
Apa yang kita perlu buat -
USAHA tanpa henti.
Buat baik ... buat baik
... buat baik dan terussss buat baik.
Konsep rezeki tu luas.
Bukan naik pangkat je.
Dapat suami baik + anak
baik + hidup sihat + kereta tak rosak + kawan yang baik
Semua tu rezeki.
Kadang-kadang naik pangkat
ini pun UJIAN.
Teladan ke-3 ni.
Ni kisah tentang ahli
keluarga saya. Orangnya bagus buat kerja. Disayangai oleh orang-orang atasan
beliau. Dia naik pangkat laju je. Orang nampak smooth
je. Orang nampak 'eeee bertuahnya dia'
Sampai last sekali dia di naikkan ke
posisi yang agak tinggi pada usia yang agak muda.
Disebabkan dia hebat dan baik maka dia
dihantar ke cawangan yang kerjanya leceh dan renyah dan hi presure.
Dia punya tekanan kerja kat situ....
membuatkan dia memilih untuk BERSARA AWAL pada usia yang masih muda.
Dalam kes ni... bagi saya - macam rasa
rugi je dia naik pangkat berdesup-desupkan.
But always have in mind :
"yang nampak baik belum tentu baik |
yang nampak tak baik belum tentu tak baik"
yang nampak tak baik belum tentu tak baik"
Put
ur trust on
Allah.
Saya minta maaf kalau ada
yang tersinggung dengan kisah panjang ni.
Harap jangan yg ada rasa
offended / rasa nak left group / unfren me.
If you do... saya mintak
maaf banyak-banyak.
Saya harap kita semua
jangan putus semangat.
Sebab rezeki Allah tu MAHA
LUAS . Teruskan je buat baik.
My fren told me (she get it from someone too).
Jangan kita naik atas
sebab "kita nak naik" bukan sebab KITA LAYAK NAIK. Orang yang NAK NAIK tapi TAK LAYAK NAIK - selalunya tak kemana.
Kalau sekalipun kita LAYAK
- tapi TAK NAIK-NAIK - kalau kita kekal kerja dengan bagus - ada knowledge, ada
skill, people will still looking for you, want to find you for the
knowledge/skill you have. And you see! U earn the respect from others and and
you can benefit others with your skill and knowledge.
Insya Allah.
Time for Reflection...
Two brothers joined a company together a few months after their graduation from university.
After a few years of work, their Manager promoted elder one to a position of Senior Sales Manager, but younger remained in his entry level Junior Sales Officer position.
He developed a sense of jealousy and disgruntlement, but continued working anyway.
One day he felt that he could not work with elder brother anymore. He wrote his resignation letter, but before he submitted it to the Manager, he complained that Management did not value hard working staff, but only promoted only the favoured!
The Manager knew that he worked very hard for the years he had spent at the company; even harder than elder one and therefore he deserved the promotion. So in order to help him to realize this, the Manager gave him a task.
“Go and find out if anyone is selling water melons in town?”
He returned and said, "yes there is someone!"
The Manager asked, "how much per kg?" He drove back to town to ask and then returned to inform the Manager; "they are RM1.35 per kg!"
The Manager told him, "I will give your elder brother the same task that I gave you.
So the Manager said to elder, in the presence of younger ; “Go and find out if anyone is selling water melons in town?”
He went to find out and on his return he said:
"Manager,
there is only one person selling water melons in the whole town. The cost is
RM4.90 each water melon and RM3.25 for a half melon. He sells them at RM1.35
per kg when sliced. He has in his stock 93 melons, each one weighing about
7kg.
He has a farm and can supply us with melons for the next 4 months at a rate of 102 melons per day at RM2.70 per melon; this includes delivery.
The melons appear fresh and red with good quality, and they taste better than the ones we sold last year.
He has his own slicing machine and is willing to slice for us free of charge.
We
need to strike a deal with him before 10 a.m. tomorrow and we will be sure of
beating last year's profits in melons by RM22.30 . This will contribute
positively to our overall performance as it will add a minimum of 3.78% to our
current overall sales target.
I have put this information down in writing and is available on spreadsheet.
Please let me know if you need it as I can send it to you in fifteen minutes."
Younger one was very impressed and realized the difference between himself and elder one . He decided not to resign but to learn from him.
Let this story help us keep in mind the importance of going an extra mile in all our endeavors.
You won't be rewarded for doing what you're meant to do, you only get a salary for that! You're only rewarded for going an extra mile; performing beyond expectations.
To
be successful in life you must be observant, proactive and willing to do more,
think more, have a more holistic perspective and go beyond the call of
duty.
Self notes!
Ukuran kecerdikan - bukan semata-mata kepada berapa banyak A yang kita
dapat dalam peperiksaan.
Ukuran
kejayaan - bukan semata-mata berapa banyak digit salary we earned.
Ukuran
kekayaan - bukan berapa mewah kenderaan dan pakaian yang kita pakai/ miliki.
Berjaya
dan kaya dinilai berdasar kepada siapa yang menilai dan untuk apa dia menilai
dan dinilai.
Be
good Lillahitaala - and insya Allah all the good things will come to you.
Datuk
Dr. Syed Tawfiq Al-Attas, mantan Ketua Pengarah IKIM 2005-2009 berpesan
dalam slot inspirasi IKIM pada 28.2.2017.
Good
person are those :
when
they speak - they tell the truth.
When
they be given an amanah - they be hold to the amanah firmly.
When
they make a promise - they keep the promise.
Semoga bermanfaat, Insya Allah.
@loves_nhhas
@loves_nhhas
Jadilah baik macam my Dear Anies yang telah membawa LONDON kepada saya.
(*_*)
Semoga dimurahkan rezeki selalu ye Anies.
Terima kasih atas ingatan ini.
Tuesday, November 1, 2016
Hobi dan cita-cita yang tidak kesampaian ...
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh ...
People love to judge others.
Mungkin pernah bercita-cita untuk menjadi seorang peguam / hakim bagi mengadili orang - tapi cita-citanya tidak tercapai - lantas - jadilah hakim kepada kehidupan orang lain ...
Jangan melihat dan menilai orang dari masa lalunya atau bila-bila masa je.
Berilah kesempatan untuk orang berubah. Selagi ada nyawa - peluang untuk jadi hamba Allah yang baik dan bertaubat itu ada. Insya Allah.
(orang tu termasuklah diri sendiri – melainkan diri sendiri
adalah seekor BERUANG dan bukannya orang).
Kerana apa? Sejarah
membuktikan …
Seseorang yang hampir membunuh Rasulullah s.a.w. pun kini
dimuliakan dapat menjadi sahabat Rasulullah s.a.w, dimakamkan di sebelah makam Nabi s.a.w.
iaitulah Saidina Umar al-Khattab.
Jangan terus-terus menilai seseorang dari masa lalunya…
Seseorang yang pernah melawan agama Allah pun akhirnya
menjadi ‘pedang’ Allah (Saifullah) iaitulah Khalid Al-Walid.
Jangan menilai orang dari rupanya. Kerana Rasulullah s.a.w
melihat si pendek tidak menawan iaitu sahabat baginda “Saidina Julaybib r.a.
dikejar-kejar oleh para bidadari syurga.
Jangan memandang orang dari status dan hartanya.
(Apatah
lagi 'status' di laman sosial - hihihi...)
Kerana kasut emas fir’aun pun berada di neraka. Sedangkan selipar
lusuh “Saidina Bilal bin Rabah”
kedengaran di syurga ...
Masya Allah …
Semoga Allah memberkati kita dengan Petunjuk dan Hidayah Nya
– agar disetiap ilmu yang kita miliki dapat menggerakkan kita untuk lebih dekat
lagi dengan rahmat Allah.
Usaha untuk jadi baik adalah jihad sampai mati. Hari ini kita berjaya, adakalanya kita kecewa. Hari ini kita jadi baik, esok lusa mungkin "jadi gila" (pastu mulalah nak salahkan faktor persekitaran ... kerja lah salah, orang lah salah, pokok ngan kucen pun kita nak salahkan kalau boleh - apatah lagi nak salahkan menteri - hahaha) ...
Don't Judge.
If you're unsure - then ASK.
ASK whom ? Think !
Iman kita ada turun naik.
Semoga kita ada banyak "support system" yang dapat bersama-sama kita untuk usaha dan berjaya jadi baik. Insya Allah.
Terima kasih kepada SEMUA support system saya ;-)
@loves_nhhas
#selfnote
#IngatKatDiriSendiri
#MohonInsaf
#MohonJadiDiriSendiri
#TapiJadilahDiriSendiriVersiBaik
#MohonBuatPilihanYangTepat
#MohonPilihPergiSyurga
#MohonPilihRaihPahala
Tuesday, September 20, 2016
Penyelamat saya ... #mungkinSaja
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh ...
Selfnote .
Self reminder .
Susahnya nak jadi baik.
#Doakan Saya plisss.
Significance of Good Deeds:
You have returned home and you are tired, you have carried groceries required at home....suddenly your mum asks : " have you brought me milk?!"
Smile and tell her "give me a minute I will go and get you some!"
maybe the prayer she will pray for you could be the one to save you....!
Your dad says" So and so! Come and take me to the doctor, I have an appointment"....you reply "Alright"....He says to you "May Allah bless you"......
This could be that which will save you......!
You are praying, and your baby is playing next to you, and all of a sudden jumps on your back while you are in Sijda position ...! Don't be upset be patient, and prolong your Sijda for that,....
this could be that which will save you.....!!
You quench a tired worker's thirst by offering glass of cold water ...
this could be that which will save you.
You place grains of rice where birds can eat.
This could be that which will save you....!!
You find dirt along your way and you remove it...
this could be that which will save you.....!!
You give left over food to the cats for them to eat.....
This could be that which will save you....!!
A person provokes you and you say "May Allah forgive you"...
this could be that which will save you......!!
You are reading a verse from the Quran and a tear falls from your eye......
👉 this could be that which might save you.....!!
You pass by and find youngsters disobeying Allah, you stop to give them Daawah and counsel them.
👉 this could be that which will save you.
You see a woman revealing her beauty......you lower your gaze and make istighfar...
👉 this could be that which will save you. ...!!
Someone annoys you and you want to punch him then you remember Allah's words.....
<And those who hold their anger and forgive people.....> you control your anger and forgive...
this could be that which will save you.
You get to know of someone's shameful act and you don't spread that information but keep it to yourself...
this could be that which will save you !!
I bear witness that there is no God worthy of worship but Allah alone, he has no associates........
If you save an ant from drowning in water...
then this act won't go in vain in front of Allah SWT. ....
We don't know which small deeds which we don't bear in mind could be the ones to speak for us on the day of judgement!! therefore don't look down upon any good deed.
*always keep repeating to yourself in speech of a good deed you intend to do .... this could be that which will save you then you will see how your life will be transformed.....!!
Allow me to circulate this information. ...as I don't know ....this could be that which will save me ...
Semoga bermanfaat.
Selfnote .
Self reminder .
Susahnya nak jadi baik.
#Doakan Saya plisss.
Significance of Good Deeds:
Smile and tell her "give me a minute I will go and get you some!"
maybe the prayer she will pray for you could be the one to save you....!
Your dad says" So and so! Come and take me to the doctor, I have an appointment"....you reply "Alright"....He says to you "May Allah bless you"......
This could be that which will save you......!
You are praying, and your baby is playing next to you, and all of a sudden jumps on your back while you are in Sijda position ...! Don't be upset be patient, and prolong your Sijda for that,....
this could be that which will save you.....!!
You quench a tired worker's thirst by offering glass of cold water ...
this could be that which will save you.
You place grains of rice where birds can eat.
This could be that which will save you....!!
You find dirt along your way and you remove it...
this could be that which will save you.....!!
You give left over food to the cats for them to eat.....
This could be that which will save you....!!
A person provokes you and you say "May Allah forgive you"...
this could be that which will save you......!!
You are reading a verse from the Quran and a tear falls from your eye......
👉 this could be that which might save you.....!!
You pass by and find youngsters disobeying Allah, you stop to give them Daawah and counsel them.
👉 this could be that which will save you.
You see a woman revealing her beauty......you lower your gaze and make istighfar...
👉 this could be that which will save you. ...!!
Someone annoys you and you want to punch him then you remember Allah's words.....
<And those who hold their anger and forgive people.....> you control your anger and forgive...
this could be that which will save you.
You get to know of someone's shameful act and you don't spread that information but keep it to yourself...
this could be that which will save you !!
I bear witness that there is no God worthy of worship but Allah alone, he has no associates........
If you save an ant from drowning in water...
then this act won't go in vain in front of Allah SWT. ....
We don't know which small deeds which we don't bear in mind could be the ones to speak for us on the day of judgement!! therefore don't look down upon any good deed.
*always keep repeating to yourself in speech of a good deed you intend to do .... this could be that which will save you then you will see how your life will be transformed.....!!
Allow me to circulate this information. ...as I don't know ....this could be that which will save me ...
Semoga bermanfaat.
Wednesday, December 2, 2015
Masa hidup kena banyak sebut Lailahaillallah
Your grave can either be a garden or dungeon.
Decide which you'd like it to be and prepare for it.
Keep your focus.
Keep your heart sincere...
Kisah di bawah ... disalin semula dari WhatsApps...
Allah nak ingatkan kita pelbagai cara.. Sama ada kita sedar atau tak je..
.
Pada 18.10.15 rakan2 sekerja dari Badan Kebajikan Islam TM telah ziarah bekas ustaz TM (dah bersara), Ust Hj Mohd Zakuan Tak. Ustaz sakit cancer usus stage 4. Ustaz jg dulu merupakn imam Masjid Salahuddin Ayubi Tmn Melati.
Keadaan ustaz alhamdulillah baik.. Baik bagi org sakit.. Ustaz kata dia ok cuma tak blh duduk. Kena baring je.. Ustaz kurus dah.. Muka bersih sgt dan nmpk ceria.. Tak lalu mkn katanyer.. Sebut makan je terus hilang selera.. Adapun mlm Ustaz akn mkn nestum..
.
Ustaz pesan perbanyakan sebutan Lailahaillallah masa sihat ni..
.
Ustaz citer pengalaman masa sakit.. Susahnya nk sebut lailahaillallah masa tak sedar.. Syaitan kacau kata jgn sebut.. Bila blh sebut je syaitan semua jatuh/hilang.. Perumpamaannya gitu.. Nmpk mcm mudah tp bila sakit atau masa nk meninggal ssh nk sebut kalau tak biasakan waktu sihat sbb gangguan syaitan tu kuat sgt.. Sebab tu kita tengok orang yang nak meninggal akan ada waris ajarkan sebut Allah atau Lailahaillallah.. Bila dpt sebut lailahaillallah rasa lega sgt..
.
Ustaz ckp lg, dia rasa syukur Allah bagi dia sakit sbb dpt bersihkan dosa. Dia merasai sayangnya Allah mahu bersihkn dalaman sbb tu kurang mkn.. Untuk mudahkn bila tiba waktunya..
Ya Allah bukan senang bersyukur saat di uji. Allahu... Sebak dengar nasihat ustaz..
.
Alhamdulillah.. Melawat org sakit pun dapat ilmu.. Tu tandanya Allah sayang.. Allah kasi peringatan sebab dah lalai sangat kan... Masa sihat ni sombong sangat dengan Allah.. nak zikir, bertasbih bertahmid dan bertakbir pun susah.. Bukan semestinya atas sejadah.. Sambil2 duduk2, masak, makan, tgk tv, lepas solat.. basahkn lidah dgn zikrullah...
.
Kita ni hamba yang leka.. Yang sibuk nak tengok dan tunggu keajaiban Allah.. Tapi lupa setiap nafas kita itu lah keajaiban yg Allah beri pd kita.. Itu pun sombong lagi tak mahu bersyukur.. Huhuhu..
.
Alhamdulillah atas ingatan dari Allah.. Walau melalui siapa dan bagaimana caranya, itu tanda Allah sayang..
.
Moga Allah beri kekuatan dan permudahkn urusan keluarga Ustaz Zakuan dalam apa jua urusan. Amiinn..
Tq baca coretan pjg2 ni.. Moga ilmu yg ustaz sampaikn td sampai jg pd semua dan moga rakan2 semua beramal dgn ilmu tersebut.. Insyaallah..
Hari ini 21/11/15, ustaz Zakuan telah kembali kerahmat Allah. Al Fatehah utk beliau...
Decide which you'd like it to be and prepare for it.
Keep your focus.
Keep your heart sincere...
Kisah di bawah ... disalin semula dari WhatsApps...
Allah nak ingatkan kita pelbagai cara.. Sama ada kita sedar atau tak je..
.
Pada 18.10.15 rakan2 sekerja dari Badan Kebajikan Islam TM telah ziarah bekas ustaz TM (dah bersara), Ust Hj Mohd Zakuan Tak. Ustaz sakit cancer usus stage 4. Ustaz jg dulu merupakn imam Masjid Salahuddin Ayubi Tmn Melati.
Keadaan ustaz alhamdulillah baik.. Baik bagi org sakit.. Ustaz kata dia ok cuma tak blh duduk. Kena baring je.. Ustaz kurus dah.. Muka bersih sgt dan nmpk ceria.. Tak lalu mkn katanyer.. Sebut makan je terus hilang selera.. Adapun mlm Ustaz akn mkn nestum..
.
Ustaz pesan perbanyakan sebutan Lailahaillallah masa sihat ni..
.
Ustaz citer pengalaman masa sakit.. Susahnya nk sebut lailahaillallah masa tak sedar.. Syaitan kacau kata jgn sebut.. Bila blh sebut je syaitan semua jatuh/hilang.. Perumpamaannya gitu.. Nmpk mcm mudah tp bila sakit atau masa nk meninggal ssh nk sebut kalau tak biasakan waktu sihat sbb gangguan syaitan tu kuat sgt.. Sebab tu kita tengok orang yang nak meninggal akan ada waris ajarkan sebut Allah atau Lailahaillallah.. Bila dpt sebut lailahaillallah rasa lega sgt..
.
Ustaz ckp lg, dia rasa syukur Allah bagi dia sakit sbb dpt bersihkan dosa. Dia merasai sayangnya Allah mahu bersihkn dalaman sbb tu kurang mkn.. Untuk mudahkn bila tiba waktunya..
Ya Allah bukan senang bersyukur saat di uji. Allahu... Sebak dengar nasihat ustaz..
.
Alhamdulillah.. Melawat org sakit pun dapat ilmu.. Tu tandanya Allah sayang.. Allah kasi peringatan sebab dah lalai sangat kan... Masa sihat ni sombong sangat dengan Allah.. nak zikir, bertasbih bertahmid dan bertakbir pun susah.. Bukan semestinya atas sejadah.. Sambil2 duduk2, masak, makan, tgk tv, lepas solat.. basahkn lidah dgn zikrullah...
.
Kita ni hamba yang leka.. Yang sibuk nak tengok dan tunggu keajaiban Allah.. Tapi lupa setiap nafas kita itu lah keajaiban yg Allah beri pd kita.. Itu pun sombong lagi tak mahu bersyukur.. Huhuhu..
.
Alhamdulillah atas ingatan dari Allah.. Walau melalui siapa dan bagaimana caranya, itu tanda Allah sayang..
.
Moga Allah beri kekuatan dan permudahkn urusan keluarga Ustaz Zakuan dalam apa jua urusan. Amiinn..
Tq baca coretan pjg2 ni.. Moga ilmu yg ustaz sampaikn td sampai jg pd semua dan moga rakan2 semua beramal dgn ilmu tersebut.. Insyaallah..
Hari ini 21/11/15, ustaz Zakuan telah kembali kerahmat Allah. Al Fatehah utk beliau...
Saturday, November 21, 2015
Yang Bertambah vs. Yang Berkurang ...
IRONI DAN REALITA DI ZAMAN KITA!
Banyak rumah besar ---
keluarganya makin kecil
Tingkat pendidikan makin tinggi ---
akal sehat makin rendah
Sistem perubatan makin canggih ---
kesihatan makin buruk
Travelling keliling dunia ---
tak kenal dengan jiran tetangga
Pendapatan bertambah ---
tak ada ketentraman jiwa
Kualiti ilmu tinggi ---
kualiti emosi rendah
Manusia makin banyak ---
rasa kemanusiaan makin menipis
Pengetahuan makin bagus ---
kearifan makin berkurang
Perkahwinan makin meriah ---
kesetiaan hampir punah
Banyak teman di dunia maya ---
tak punya sahabat sejati
Minuman memabukkan makin banyak --
air bersih makin berkurang
Pakai jam tangan mahal ---
selalu kekurangan waktu
Ilmu semakin tersebar ---
adab dan akhlak makin lenyap
Al Qur’an banyak dihafal ---
sedikit sekali yang mengamalkan
Belajar semakin mudah ---
guru makin tak berharga
Teknologi informasi kian canggih ---
fitnah dan aib makin banyak tersebar
Orang yang sedikit ilmu banyak bicara---
orang yang banyak ilmu terdiam
Akhir zaman… tampak jelas dihadapan kita ya ikhwah!
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ . .
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati dan dari keburukan fitnah Al Masih Ad Dajjal” (HR. Muslim no. 588)
Wallahu A'lam
Banyak rumah besar ---
keluarganya makin kecil
Tingkat pendidikan makin tinggi ---
akal sehat makin rendah
Sistem perubatan makin canggih ---
kesihatan makin buruk
Travelling keliling dunia ---
tak kenal dengan jiran tetangga
Pendapatan bertambah ---
tak ada ketentraman jiwa
Kualiti ilmu tinggi ---
kualiti emosi rendah
Manusia makin banyak ---
rasa kemanusiaan makin menipis
Pengetahuan makin bagus ---
kearifan makin berkurang
Perkahwinan makin meriah ---
kesetiaan hampir punah
Banyak teman di dunia maya ---
tak punya sahabat sejati
Minuman memabukkan makin banyak --
air bersih makin berkurang
Pakai jam tangan mahal ---
selalu kekurangan waktu
Ilmu semakin tersebar ---
adab dan akhlak makin lenyap
Al Qur’an banyak dihafal ---
sedikit sekali yang mengamalkan
Belajar semakin mudah ---
guru makin tak berharga
Teknologi informasi kian canggih ---
fitnah dan aib makin banyak tersebar
Orang yang sedikit ilmu banyak bicara---
orang yang banyak ilmu terdiam
Akhir zaman… tampak jelas dihadapan kita ya ikhwah!
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ . .
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati dan dari keburukan fitnah Al Masih Ad Dajjal” (HR. Muslim no. 588)
Wallahu A'lam
Monday, October 26, 2015
DUIT banyak banyak nak buat apa ...
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh ...
Dah pukul 2.00 pagi... aku tak tidur lagi.
Slide ada 1 portion lagi... tak tahu nak goreng apa dah... esok bagi boss tengok... haha... agak-agak banyak ke yang kena revise... huhu... aku tak leh tidur... bag tak kemas lagi. Esok nak gerak dah. Stress nya ... boleh tak gerak pagi selasa je. Hwarghhh ngantok nyer... Dalam ting tong ni... aku teringat kawan aku FIZA pernah kongsi cerita ni. Sangat memberi hmm ... motivasi ... inspirasi ... dan sedar diri ... kesahihan citer ni aku tak pasti. Tapi aku yakin citer ni tak mustahil berlaku .. Jom baca citer ni... Mana tau kita boleh berubah jadi lebih baik dan "sedar diri" ... Insya Allah ...
***semoga bermanfaat ye***
From FIZA ...
Telah dikongsikan di Facebook Diana Ishak. Kami kongsikan semula di sini dengan izin daripada penulis. Semoga ia dapat menjadi tauladan dan panduan untuk kita semua.
Semalam entah macamana tiba-tiba aku teringatkan Sang Nila Utama.
Dulu aku menyampah betul kat dia. Aku rasa dia ni kalau sembang bab dunia memang payah. Nak kata dia ni ambik mudah hal dunia, tak jugak. Sebab dia bukan malas. Dia bekerja. Tapi kalau kau nak ajak bersembang pasal vacation, pasal shopping, pasal beli branded items, dia bukan orangnya.
Aku rasa life dia ni boring. Sebab dia kata dia tak pernah bawak famili dia bercuti. Dalam negara pun tak, luar negara apetah lagi. Istilah cuti adalah balik kampung.
Aku sibuk shopping periuk belanga Kenwood Tefal Noritake, dia shoppingperiuk belanga kat Padang Besaq je.
Aku shopping baju raya anak-anak kat mall, branded items, dia shopping baju sendiri kat Billion. Baju raya anak-anakkat Hari-Hari.
Aku sibuk nak upgrade rumah, pindah sana sini, renovate sana sini, tapi dia masih di rumah yang sama, dan isi rumah dia simple je.
Itu cerita 5 tahun dulu.
Selalunya dalam masa 5 tahun kebanyakan kita mesti dah upgrade lifestyle. Paling tak, mesti ada pembaharuan pada diri yang nampak di mata orang.
But not Sang Nila Utama.
Dia masih macam tu jugak. Tak kisah nak bercuti macam orang lain, tak kisah nak berbelanja macam orang lain.
Aku tau dia mampu pakai Porsche, tapi dia pilih Wish je.
Aku pernah kelebet file dalam bilik dia and terpandang kan tax dia, aku tau dia mampu beli Rolex every month. Tapi dia pakai Swatch je.
Pelik. Kedekut ke hape dia ni??
Tapi sepanjang aku kenal dia, dia sentiasa dapat apa yang kebanyakan kita semua impikan. Bezanya dia dapat dengan tak perlu bersusah.
Kebanyakan kita nak pi bercuti spendduit gila-gila.
Dia tak pernah bawak famili pi bercuti. Tapi Tuhan sentiasa aturkan dia dapat ‘bercuti’ ke tempat-tempat yang kita semua nak.
Dia pernah dihantar kendalikanproject syarikat ke Jeddah for 2 years.
Sefamili tinggal sana. Dapat buat umrah setiap minggu. Jeles!
Pastu dia handle project di UK selama setahun. Company tanggung sefamilike sana. Bercuti ke Paris, ke mana-mana di sana for free! Jeles.
Handle project lain pulak di LA for 3months. Company nak dia concentratedengan project jadi company suruh bawak keluarga sekali ke sana, semuanya ditanggung.
Kat sana company tanggung percutian ke mana-mana dia nak pergi sebab kebetulan dia ke sana pada bulan puasa and raya (company rasa bersalah kot).
Dah lama dia tak menulis di blog aku, sebab dia travel sana sini – NZ, Sydney, Beijing, HK, Tokyo, Cape Town. Semua bawak famili and FREE.
Dia ‘bercuti’ ni ditanggung oleh beberapa company. Sebab 7 companyambil dia sebagai endorser dek kerana signature dia yang mahal tu.
Sampai aku cakap “You buat apa dengan duit yang banyak-banyak? Simpan ke apa?”
Dia cakap duit yang banyak, bukan untuk kita guna sewenangnya. Ambil sekadar perlu. Setakat nak beli baju, cukup baju yang selesa, yang cantik, yang kemas, yang sesuai dengan majlis. Di Billion pun ada.
Bercuti tu untuk merehatkan fikiran. Di mana-mana pun boleh. Balik kampung pun namanya bercuti.
Rumah nak cantik-cantik sangat nak tunjuk kat siapa? Nak tunjuk kat orang, hari-hari ke orang datang rumah kita? Cukup sekadar rumah sedap mata memandang kerana yang tinggal dalam tu adalah kita.
Dia perli aku “Puas ke dapat pakaihenbeg Chanel?”
Aku jawab “Puas jugak“.
Dia jawab “Sebab mahal kan? Kalau beg murah mesti tak puas. Puas bukan sebab dapat pakai tapi puas sebab tak ramai mampu beli, right?”
Terasa kena lempang dengan terompah kayu.
Ambil duit sekadar perlu. Bayar bill. Bayar hutang rumah, kereta. Belanja isi rumah. Makan sikit-sikit. Simpan sikit dalam bank. Selebihnya pulang pada yang berhak.
“Siapa?” aku tanya.
Ramai. Mak bapak. Saudara-mara yang susah. Masjid. Pusat tahfiz. Rumah anak yatim. Rumah orang tua.
Dia ajar aku.
Ada RM10000 kat tangan.
RM6k sedekah.
RM4k je kita punya.
Pandai-pandai manage dengan 4k.
Duit kalau banyak memang senang nakmanage.
Tapi kehebatan kita adalah bila kita taumanage duit yang sedikit.
Salah satu lot kedai yang dia beli, dia tak sewakan pun. Aku tanya apesal tak sewa?
Dia cakap “Saje je“. Rupanya dia belithat lot semata-mata nak jadikan surau untuk kegunaan orang ramai.
Mungkin sebab tu la hidup dia selalu dipermudahkanNYA. Dia mampu milikieverything tapi dia pilih untuk hidup sangat sederhana. Tapi dia sentiasa dapat apa yang orang lain juga nak. Bezanya, tanpa bersusah-payah.
~abes ....
psttt... wak3Lalat tanya... kalau dapat doplohnamjuta nak buat apa? Cuba baca koleksi jawapan kat blog wak3Lalat ye...
Wak deREPORTER ... pink chair...
Dah pukul 2.00 pagi... aku tak tidur lagi.
Slide ada 1 portion lagi... tak tahu nak goreng apa dah... esok bagi boss tengok... haha... agak-agak banyak ke yang kena revise... huhu... aku tak leh tidur... bag tak kemas lagi. Esok nak gerak dah. Stress nya ... boleh tak gerak pagi selasa je. Hwarghhh ngantok nyer... Dalam ting tong ni... aku teringat kawan aku FIZA pernah kongsi cerita ni. Sangat memberi hmm ... motivasi ... inspirasi ... dan sedar diri ... kesahihan citer ni aku tak pasti. Tapi aku yakin citer ni tak mustahil berlaku .. Jom baca citer ni... Mana tau kita boleh berubah jadi lebih baik dan "sedar diri" ... Insya Allah ...
***semoga bermanfaat ye***
From FIZA ...
Telah dikongsikan di Facebook Diana Ishak. Kami kongsikan semula di sini dengan izin daripada penulis. Semoga ia dapat menjadi tauladan dan panduan untuk kita semua.
Semalam entah macamana tiba-tiba aku teringatkan Sang Nila Utama.
Dulu aku menyampah betul kat dia. Aku rasa dia ni kalau sembang bab dunia memang payah. Nak kata dia ni ambik mudah hal dunia, tak jugak. Sebab dia bukan malas. Dia bekerja. Tapi kalau kau nak ajak bersembang pasal vacation, pasal shopping, pasal beli branded items, dia bukan orangnya.
Aku rasa life dia ni boring. Sebab dia kata dia tak pernah bawak famili dia bercuti. Dalam negara pun tak, luar negara apetah lagi. Istilah cuti adalah balik kampung.
Aku sibuk shopping periuk belanga Kenwood Tefal Noritake, dia shoppingperiuk belanga kat Padang Besaq je.
Aku shopping baju raya anak-anak kat mall, branded items, dia shopping baju sendiri kat Billion. Baju raya anak-anakkat Hari-Hari.
Aku sibuk nak upgrade rumah, pindah sana sini, renovate sana sini, tapi dia masih di rumah yang sama, dan isi rumah dia simple je.
Itu cerita 5 tahun dulu.
Selalunya dalam masa 5 tahun kebanyakan kita mesti dah upgrade lifestyle. Paling tak, mesti ada pembaharuan pada diri yang nampak di mata orang.
But not Sang Nila Utama.
Dia masih macam tu jugak. Tak kisah nak bercuti macam orang lain, tak kisah nak berbelanja macam orang lain.
Aku tau dia mampu pakai Porsche, tapi dia pilih Wish je.
Aku pernah kelebet file dalam bilik dia and terpandang kan tax dia, aku tau dia mampu beli Rolex every month. Tapi dia pakai Swatch je.
Pelik. Kedekut ke hape dia ni??
Tapi sepanjang aku kenal dia, dia sentiasa dapat apa yang kebanyakan kita semua impikan. Bezanya dia dapat dengan tak perlu bersusah.
Kebanyakan kita nak pi bercuti spendduit gila-gila.
Dia tak pernah bawak famili pi bercuti. Tapi Tuhan sentiasa aturkan dia dapat ‘bercuti’ ke tempat-tempat yang kita semua nak.
Dia pernah dihantar kendalikanproject syarikat ke Jeddah for 2 years.
Sefamili tinggal sana. Dapat buat umrah setiap minggu. Jeles!
Pastu dia handle project di UK selama setahun. Company tanggung sefamilike sana. Bercuti ke Paris, ke mana-mana di sana for free! Jeles.
Handle project lain pulak di LA for 3months. Company nak dia concentratedengan project jadi company suruh bawak keluarga sekali ke sana, semuanya ditanggung.
Kat sana company tanggung percutian ke mana-mana dia nak pergi sebab kebetulan dia ke sana pada bulan puasa and raya (company rasa bersalah kot).
Dah lama dia tak menulis di blog aku, sebab dia travel sana sini – NZ, Sydney, Beijing, HK, Tokyo, Cape Town. Semua bawak famili and FREE.
Dia ‘bercuti’ ni ditanggung oleh beberapa company. Sebab 7 companyambil dia sebagai endorser dek kerana signature dia yang mahal tu.
Sampai aku cakap “You buat apa dengan duit yang banyak-banyak? Simpan ke apa?”
Dia cakap duit yang banyak, bukan untuk kita guna sewenangnya. Ambil sekadar perlu. Setakat nak beli baju, cukup baju yang selesa, yang cantik, yang kemas, yang sesuai dengan majlis. Di Billion pun ada.
Bercuti tu untuk merehatkan fikiran. Di mana-mana pun boleh. Balik kampung pun namanya bercuti.
Rumah nak cantik-cantik sangat nak tunjuk kat siapa? Nak tunjuk kat orang, hari-hari ke orang datang rumah kita? Cukup sekadar rumah sedap mata memandang kerana yang tinggal dalam tu adalah kita.
Dia perli aku “Puas ke dapat pakaihenbeg Chanel?”
Aku jawab “Puas jugak“.
Dia jawab “Sebab mahal kan? Kalau beg murah mesti tak puas. Puas bukan sebab dapat pakai tapi puas sebab tak ramai mampu beli, right?”
Terasa kena lempang dengan terompah kayu.
Ambil duit sekadar perlu. Bayar bill. Bayar hutang rumah, kereta. Belanja isi rumah. Makan sikit-sikit. Simpan sikit dalam bank. Selebihnya pulang pada yang berhak.
“Siapa?” aku tanya.
Ramai. Mak bapak. Saudara-mara yang susah. Masjid. Pusat tahfiz. Rumah anak yatim. Rumah orang tua.
Dia ajar aku.
Ada RM10000 kat tangan.
RM6k sedekah.
RM4k je kita punya.
Pandai-pandai manage dengan 4k.
Duit kalau banyak memang senang nakmanage.
Tapi kehebatan kita adalah bila kita taumanage duit yang sedikit.
Salah satu lot kedai yang dia beli, dia tak sewakan pun. Aku tanya apesal tak sewa?
Dia cakap “Saje je“. Rupanya dia belithat lot semata-mata nak jadikan surau untuk kegunaan orang ramai.
Mungkin sebab tu la hidup dia selalu dipermudahkanNYA. Dia mampu milikieverything tapi dia pilih untuk hidup sangat sederhana. Tapi dia sentiasa dapat apa yang orang lain juga nak. Bezanya, tanpa bersusah-payah.
~abes ....
psttt... wak3Lalat tanya... kalau dapat doplohnamjuta nak buat apa? Cuba baca koleksi jawapan kat blog wak3Lalat ye...
Wak deREPORTER ... pink chair...
Wednesday, May 13, 2015
SAYA MAHU JADI TELEFON PINTAR
"SAYA MAHU JADI TELEFON PINTAR"
Seorang guru wanita sedang menyemak satu persatu karangan anak muridnya. Sewaktu melihat satu karangan yang ditulis oleh seorang pelajarnya, dia menjadi sangat emosi dan setelah melihat nama di muka hadapan buku itu, dia menangis teresak-esak.
Lalu ditanya oleh suaminya “Kenapa menangis ni?'' “Lihatlah karangan budak ni.."
Suaminya pun membaca dengan penuh khusyuk.
Jadikan Saya Sebuah telefon pintar
“Oh Tuhan, malam ini saya ingin meminta kepada-Mu sesuatu yang sangat istimewa. Jadikan saya sebuah telefon pintar.Saya ingin mengambil kedudukan telefon pintar... Menikmati kehidupan sebagaimana telefon pintar ayah n ibu.. Saya akan memiliki 'tempat' tersendiri dalam hati keluarga sehingga mampu menjadikan keluarga sentiasa melihat saya. Saya akan diberi perhatian serius ketika dilihat. Saya ingin menerima penjagaan yang sama seperti telefon pintar. Ayah akan memegang saya setiap kali ayah pulang dari tempat kerja walaupun keletihan. Ibu pula bersama-sama saya saat sedih dan kecewa, bukan mengabaikan seperti sekarang. Seterusnya, saya mahu abang dan kakak berusaha memperuntukkan masa untuk bersama-sama dengan saya.Saya mahu merasakan bahawa keluarga sanggup mengetepikan kepentingan lain untuk meluangkan waktu bersama-sama saya. Akhirnya, jadikan saya mampu membuat semua individu yang saya sayangi itu merasa gembira dan saya menghiburkan mereka. Tuhan, saya tidak meminta lebih dari itu. Saya hanya mahu hidup seperti telefon pintar pada setiap masa."
Selesai suaminya membaca esei tersebut, suaminya berkata, “Kasihannya, anak ini miskin kasih sayang. Ibu bapanya terlalu teruk!"
Mendengar itu, tangisan si isteri semakin kuat. “Abang, itu karangan anak kita!"
Jika diperhatikan skrg ni, suami & isteri masing² dok sibuk belek n focus hp masing².. layan email, facebook, whatsapp, wechat..
kdg² anak² dok tgk ja dri jauh sambil main mainannya..
Sama² la kita berikn prhatian ....
Ni zaman trend dunia global ..
Seorang guru wanita sedang menyemak satu persatu karangan anak muridnya. Sewaktu melihat satu karangan yang ditulis oleh seorang pelajarnya, dia menjadi sangat emosi dan setelah melihat nama di muka hadapan buku itu, dia menangis teresak-esak.
Lalu ditanya oleh suaminya “Kenapa menangis ni?'' “Lihatlah karangan budak ni.."
Suaminya pun membaca dengan penuh khusyuk.
Jadikan Saya Sebuah telefon pintar
“Oh Tuhan, malam ini saya ingin meminta kepada-Mu sesuatu yang sangat istimewa. Jadikan saya sebuah telefon pintar.Saya ingin mengambil kedudukan telefon pintar... Menikmati kehidupan sebagaimana telefon pintar ayah n ibu.. Saya akan memiliki 'tempat' tersendiri dalam hati keluarga sehingga mampu menjadikan keluarga sentiasa melihat saya. Saya akan diberi perhatian serius ketika dilihat. Saya ingin menerima penjagaan yang sama seperti telefon pintar. Ayah akan memegang saya setiap kali ayah pulang dari tempat kerja walaupun keletihan. Ibu pula bersama-sama saya saat sedih dan kecewa, bukan mengabaikan seperti sekarang. Seterusnya, saya mahu abang dan kakak berusaha memperuntukkan masa untuk bersama-sama dengan saya.Saya mahu merasakan bahawa keluarga sanggup mengetepikan kepentingan lain untuk meluangkan waktu bersama-sama saya. Akhirnya, jadikan saya mampu membuat semua individu yang saya sayangi itu merasa gembira dan saya menghiburkan mereka. Tuhan, saya tidak meminta lebih dari itu. Saya hanya mahu hidup seperti telefon pintar pada setiap masa."
Selesai suaminya membaca esei tersebut, suaminya berkata, “Kasihannya, anak ini miskin kasih sayang. Ibu bapanya terlalu teruk!"
Mendengar itu, tangisan si isteri semakin kuat. “Abang, itu karangan anak kita!"
Jika diperhatikan skrg ni, suami & isteri masing² dok sibuk belek n focus hp masing².. layan email, facebook, whatsapp, wechat..
kdg² anak² dok tgk ja dri jauh sambil main mainannya..
Sama² la kita berikn prhatian ....
Ni zaman trend dunia global ..
Thursday, April 9, 2015
Summary NOTES of The Straight Path To Jannah Convention
ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAH WABARAKATUH ...
I GET THIS NOTES FROM MY TOF GROUP... Semoga bermanfaat ...
...السلام_عليكم
Here is the Summary of The Straight Path To Jannah Convention 2015; 28-29 March 2015. May this knowledge benefit us all. آمين يا رب العالمين
*Please take note that all actions and qualities mentioned in the notes below are based on lillahita’ala. Also just as a reminder that we always need to rectify and reposition all of our intentions for the Sake of Allah*
TALK 1 : THE STRAIGHT PATH TO JANNAH (by Mufti Ismail Menk)
- What is the Straight Path?
- We always make du’a to Allah to show us the right path in our prayers in the recital of Surah Al-Fatihah (Ihdinassirotal mustaqim).
- The Straight Path is following Allah and the way of His Messenger; Al-Quran & Sunnah. It is straight and clear. One has to read the Al-Quran to understand and know what the Straight Path is. No one should be embarrassed or shy to learn things on the Straight Path. Our relationship with Allah is based on His Mercy; improve our relationship with Allah by respecting and treating right to His Creations.
- Prophet Muhammad SAW is always calling us to the on this path to our destination Jannah. However on this path there are walls on our left and right with doors of sinning covered behind the deception of beautiful curtains of temptations (the whispers of shayateen).
- Therefore we have to be careful of Shayatins that will ambush Believers on the straight path as they know this Path very well [Al-A’raf ; 16].
- Always remember to be focused to stay on The Straight Path. It is easier to stay on the path when you are calling others to stay on the path, as you are not alone and you will remember that you are the one who is calling in any case you are about to astray.
- Part and parcel of being on The Straight Path is to believe in the Herafter [Al-Muminoon ; 74] and to always take accountabilities for your actions.
TALK 2 : ROADBLOCKS TO JANNAH (by Sheik Saeed Rageah)
7 keys that will dither us to Jannah
1. COMPANIONSHIPS
The biggest roadblock is bad companionships. It is important to be around companionship that calls you towards Allah, not towards temptations or those that prefer Dunya over Akhirah.
2. WOMEN
Men should beware of the “female of iblis” (opposite of righteous women) those who bring temptations and cause men to astray from the Deen.
3. DUNYA
The love of Dunya over Akhirah; to prioritize worldly matters over Deen.
4. BEING SO MUCH INVOLVED IN YOUR ONESELF
Respecting Allah is to respect Allah’s Creations and treat them well.
5. CHILDREN
Righteous children who have been thought the Straight path can benefit parents in Hereafter as they are one of the 3 things that will continue to benefit parents after their death.
6. PARENTS
Treating your parents well will be your ticket to one of the 8 gates of Paradise.
7. SPOUSE
A wife should obey her (righteous) husband and the best of husbands are those who treat their wives well and fulfil their responsibilities as a husband.
TALK 3 : THE CROSSROADS: CULTURE OR RELIGION? (by Sheikh Abduraheem Green)
Muslims characteristics are:
- Deep thinkers
- Thoughtfulness
- Self-awareness
- Self-reflective
- A Muslims should always be intellectually and emotionally intelligent.
- The intention (niat) is what makes the action different. Always Lillahita’ala.
- The Sahabas and Tabiins were NEVER TAKEN IN BY THE SWEETNESS & POWER OF ANYONE’S SPEECH. This tells us to always think & analyse in any given situation.
- Islam is a holistic living and a state of being; everything that we do should be revolves around ISLAM and its teaching. Islam should not be treated as a separate entity.
- Muslims should not allow global culture to take precedence over our Deen. Cultural globalization here refers to the transmission of values around the world that is easily being extended, intensified and accessed by the media culture and international travel. Our Deen should always be our roots.
- The Believers always repent; it is about their connection with Allah.
TALK 4 : BUILDING BLOCKS FOR JANNAH (by Mufti Menk Ismail)
The road to Jannah requires dedication. Allah is always looking for excuses to give us Paradise (in each deed that we do).
The 2 deeds of people of Jannah are to have the consciousness of Allah (fulfil his obligtories) and to have good characters (treatment to humanity).
There are 16 “Fast Track Winning Tickets” deeds to Jannah (validating condition is to be a Believing Muslim & always Striving for the Sake of Allah):
1. SEEKING KNOWLEDGE
The Messenger of Allah (ﷺ) said, "Allah makes the way to Jannah easy for him who treads the path in search of knowledge.
2. TO BE KIND TO YOUR PARENTS & TO SERVE YOUR MOTHER.
3. CONTRIBUTE TO THE BUILDING OF ALLAH’S BUILDING (MASJEED) even for a brick.
4. THE RIGHT USAGE OF 2 ORGANS; to not speak in vain and to not commit adultery.
5. GOING TO THE MASJEED IN MORNING & EVENING.
6. PERFORMING UMRAH (OFTEN) & HAJJ.
Allah will forgive the sins in between Umrah and those whose Hajj have been accepted are guaranteed Jannah.
7. FORGIVE SOMEONE who has fully wronged you.
8. VISITING SOMEONE WHO IS SICK for Allah is very close to those are sick.
9. GREETING ASSALAMUALAIKUM TO SOMEONE .
Spreading Salaam & Peace is not merely a lip service but also includes speaking good of that person/not backbiting & to forgive that person.
10. FEEDING OTHERS;
Feeding the poor or your family and friends with food. This also means to not waste food.
11. MAINTAIN YOUR FAMILY RELATIONS
Relationships are not supposed to be “tit for tat” kind of relationships but it is about extending one’s way to build or rebuild relationships.
12. FULFILLING IN THE MIDDLE OF THE NIGHT WHEN EVERYBODY IS ASLEEP
The best charity and amal is kept secret between you Allah (unless telling it to someone will inspire the other person to do good deeds).
13. PROSTRATING (TO ALLAH) A LOT
14. SEEKING FORGIVENESS FROM ALLAH
Make haste towards the forgiveness of Allah [Aal-i-Imraan ; 133].
Those who have oppressed themselves and engaged in immorality then they seek repentance when they regret and do not continue the bad way, still has hop for Jannah [Aal-i-Imraan ; 135].
15. WHOEVER WHO DOES GOOD DEEDS as long as they are believers
Jannah is brought close to Muttaqins (those who are conscious of Allah); those who constantly return & pulling back to Allah and those who always protect themselves from Allah even when no one is watching them.
16. WHOEVER HAS HIS HEART SOFTENED FOR ALLAH AND A HEART THAT RETURNS TO ALLAH.
TALK 5 : STEADFAST ON THE RIGHT PATH (requires the quality of Sabr) (by Sheikh Dr Muhammad Salah)
Imaan is the greatest gift from Alllah and should not be taken for granted as it can be taken away. Imaan increases and decreases according to deeds and sins.The Messenger of Allah (ﷺ) said, “The heart of the son of Adam changes more quickly than a pan of rapidly boiling water” (Unless it is being maintained with our Deen and Deeds for the Sake of Allah).
Ways to stay steadfast of the right path:
1. RECITING AL-QURAN
Al-Quran heals, it is a miracle beyond our humanly grasp of understanding. It softens the heart and relieves worries.
2. DOING GOOD DEEDS
-voluntarily act of worship (each act will bring one closer to Allah and 70 years away from Jahannam).
- Regular performing of 12 rakaat of Nafl Prayers before and after obligatory prayers will guarantee Jannah.
3. THE REMEMBRANCE OF ALLAH (Dzikrullah)
- To always keep your tounge moist with the remembrance of Allah (adhkar and tasbeeh).
- Du’a and invocations is te fortress of the Muslims. Always seeking protection from Allah.
- Attending circle of Knowledge (Halaqah).
4. THE PEER (company)
Having righteous company as “A man will follow the religion of his companion” and “There is nothing that corrupts a person or rectifies him more than his companions”. Love for the Sake of Allah.
5. MAKE DU’A
“Whoever makes a sin then take wudhu’ then pray 2 rakaat of repentance with full khusyu, the sin will be as if it had never happened.”
6. DA’WAH
No one is exempted from calling others to Allah. It is obligatory for those who follow The Messenger of Allah (ﷺ).Calling other people....
Subscribe to:
Posts (Atom)
